Ticker

6/recent/ticker-posts

Ijazah Cara Tawasul Kiai Mahrus Aly di Makam Para Wali

KH. Ahmad Chalwani merupakan pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Gebang, Purworejo dan juga merupakan mursyid dari Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah.

KH. Mahrus Aly Lirboyo Kediri jawatimur


Kyai Chalwani merupakan alumi Pondok Pesantren Lirboyo. Ketika nyantri di Lirboyo Kyai Chalwani mondok di tempat Kyai Marzuqi. Santri lirboyo saat itu sudah ada sekitar 2000-an. Yang di madrasah jumlahnya 600 lebih dan yang ngaji saja sekitar 700 lebih, itu jumlah total baik yang di induk maupun di HM. Di Pondoknya Kyai Mahrus Aly ada sekitar 500 santri dan didominasi oleh anak Cirebon dan Brebes.


Di mata KH. Chalwani, Kyai Marzuqi Dahlan merupakan figur pesantren yang sebenar-benarnya, yang benar-benar tampil dua puluh empat jam. Istilahnya Kyai Chalwani bisa disebut “al ma’had al hakiki “. Selain mengaji dengan Kyai Marzuqi, Kyai Chalwani juga pernah mengaji dengan Kyai Mahrus Aly kitab Lathoif Al Isyarat.


Kyai Chalwani juga mendapat ijazah dari Kyai Mahrus Aly ketika sowan setelah beliau menjadi alumni, yakni ijazah tawashul yang Kyai Mahrus peroleh dari gurunya yaitu Mbah Dalhar Watu Congol Magelang.

KH. Achmad Chalwani Nawawi purworejo jawa tengah


Sebelumnya ditanya terlebih dahulu.

“Kowe kabeh nek rampung tahlil ziarah maqom wali, maqom ulama, piye doa tawasule? Ngene iki tawasule, ojo dicatet! (kamu semua kalau selesai ziarah makam wali, makam ulama’, bagaimana doa tawasulnya? Begini ya doa tawasulnya, jangan dicatat!).


---------------------------------------------------------------------

“Yaa shoohiba haadzihil maqbaroh inni atawassalu bika ilaallahi ta’ala fii qodoo’i haajatii (...............) .”  lalu sebutkan hajatmu.

یَاصَاحِبَ ھَذِہِ المَقْبَرَۃِ اِنِّی اَتَوَسَّلُ بِكَ اِلَی اللّٰہِ تَعَالَی فِی قَضَائِی حَاجَتِی۔۔۔۔۔۔۔

---------------------------------------------------------------------


Kata Kyai Mahrus Aly, kalau kamu di makam para wali sebutkan saja nama shohibul maqbarohnya, contohnya kalau kamu dimaqom Sunan Kalijogo sebutkan saja “Yaa shoohiba haadzihil maqbaroh Raden Syahid Sunan Kalijogo”.


Maka ketika selesai ziarah dimanapun Kyai Chalwani tidak pernah lupa membaca itu.


Sumber : www.lirboyo.net
@haji_nanang
Editor : aly Masud




Posting Komentar

0 Komentar