Ticker

6/recent/ticker-posts

Redaktur Aswaja Buleleng Beserta Pergunu Bali Dilatih Menulis Karya Jurnalistik

Buleleng, aswaja buleleng- Sejumlah anak muda yang terdidik besutan KH. Hasyim Asy’ari berkumpul untuk mengikuti jurnalistik. Pelatihan itu diselenggarakan oleh PW. Pergunu bali dan Aswaja Buleleng di pondok pesantren syamsul huda desa tegallinggah Kecamatan sukasada pada pukul 08:00 – 16:00 Wita. 



Kegiatan ini bagian dari rangkaian acara harlah pergunu  ke 69, hal ini dihadiri rombongan pengurus PW Pergunu yakni Ketua Pergunu Korwil IV Bali Nusra bapak Lewa Karma M.Pd, Ketua PW Pergunu bapak Drs. H. Makhfudz, MA, Penasehat PW Pergunu, H. Maksum Amin, H. Edy Buimin S.Ag, Ketua MWC.NU bapak Syamsul hadi, ketua PAC pergunu sukasada II, Pengasuh Pesantren Syamsul Huda Ustad Drs. Jamhuri, Pimred Pergunu bali Ustad Moh. Sahlan S.Ag, Pimred aswaja buleleng Ali Mas'ud S.Pd.I, Pemateri dari denpasar bapak yahya umar pengelola Media online Muslim Sharing / Mantan Wartawan Bali post, bapak M. Ridwan Redaktur pelaksana Radar Bali dan pikiran rakyat, bapak yoyo raharyo redaktur radar bali, bapak juliadi wartawan radar bali.


Ketua MWC.NU Sukasada II berkata terima kasih kepada pergunu bali, baik wilayah maupun PAC Pergunu yang terus geliat melakukan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kualitas SDM di wilayah PAC Pergunu Sukasada II khususnya sehingga apa yang di peroleh sebagai bekal untuk dapat berhidmah di NU secara baik.


Ketua PW Pergunu Bali Bapak Drs. H. Mahfud. MA beliau sudah 15 tahun bergelut di pergunu, beliau berpesan علَیْکُمْ بِالجَمَاعَۃ perkuat jaringan pergunu, buleleng yang selama ini yang lebih exsis dalam kegiatan dan pembentukan PAC, mari kita bangkitkan lagi karya tulis sebagaimana dalam alqur'an fakatibu dan hadist qoyyadu bil kitabah, untuk memperkuat aswaja di wilayah kita karena aswaja lah yang dapat menguatkan NKRI, sebab sudah kelihatan sebagian kelompok sudah berani mentafsirkan al qur'an dengan pola pikir mereka, hal ini adalah tantangan bagi kita untuk menyebarkan faham aswaja secara menyeluruh guna mengimbangi dan membentengi, beliau membuka acara secara resmi dengan bacaan basmalah bersama.


Penasehat pergunu bali Ustad H Maksum amin mengajak peserta "mari kita bermunajat dengan asma'ul husna ya jabbar ya qohhar" 33x, sebagai tradisi nahdiyin serta tawasul kepada para masyayik NU dan para tokoh pendiri bangsa indonesia kemudian di lanjut tahlil bersama dan di tutup doa oleh Ustad H Edi Buimin. 


Pemotongan tumpeng di laksanakan oleh Ketua Korwil IV Pergunu Bali Nusra bapak Lewa Karma M.Pd sebagai simbol keberkahan harlah pergunu ke 69 dan harapan terkabulnya segala doa dan ikhtiyar tutup Lewa karma (4/4).













Penulis : Aly Mas'ud, Diding k, Ellen E. Nur Hayati.


By. Suport :

      Klik : 👉 : Mubina tour Singaraja jl. Melati No. 15

            👉 : NUsantara Loundry jl. melati 43

           👉 : Service komputer Matrix Singaraja

Posting Komentar

0 Komentar